Selasa, 29 November 2011

presentasi bab 10


BAB 10 : Strategi Kreatif Periklanan
Hubungan Antara Klien Dengan Biro Iklan
Peran Agen Periklanan
Suatu perusahaan jasa konsultasi menajemen memiliki kemampuan untuk menemukan solusi dari berbagai masalah bisnis kliennya yang kompleks. Dengan menghemat sejumlah besar besar uang klien atau merekomendasikan peluang 0pendapatan yang atraktif, perusahaan-perusahaan jasa konsuktasu menampilkan fungsi yang nilainya sangat luar biasa,serta secara penuh menyeseaukan biaya-biaya mereka yang kurang terpenuhi. Dengan hal yang sama, para biro iklan mengembangkan berbagai kampanye periklanan yang sangat efektif dan menguntungkan.

Cara-cara Alternatif untuk Menampilkan Fungsi Peroklanan.
-          Pertama ; Suatu perusahaan bisa mengelola operasi periklanan inhouse-nya sendiri. Perusahaan ini harus mempekerjakan staf periklanan serta mengeluarkan biaya overhead yang diperlukan untuk mengelola pekerjaan beriklan dalam jumlah besar dan kontinyu.
-          Kedua  ; menyewa biro iklan sebagai agen periklanan jasa purnawaktu (full-service).
Biro-biro jasa purnawaktu melayani penelitian, menyediakan jasa kreatif, melakukan perencanaan dan belanja media, serta menyelenggarakan beragam jasa lain untuk klien. Mereka bisa jadi juga terlibat dalam proses pemasaran total pengiklan, dan bisa jadi melaksanakan jasa pemasaran lainnya termasuk promosi penjualan,publisitas, desain kemasanm perencanaan pemasaran strategik, serta perkiraan penjualan dengan menuntut pembayaran.
Keuntungan :
1.      Memperoleh jasa-jasa ahli yang memiliki pengetahuan yang mendalam tentang periklanan , serta wawasan dan ketrampilan komunikasi pemasaran lainnya terkini.
2.      Memperoleh kekuatan negosiasi dengan media
3.      Mampu mengkoordinasikan berbagai upaya periklanan dan pemasaran.
Kerugian
1.      Beberapa kontrol terhadap fungsi periklanan hilang bila kontrol tersebut diselenggarakan oleh biro iklan dibandingkan bila diselenggarakan oleh departemen in-house.
2.      Agar periklanan kadangkala lebih cenderung kepada klien yang besar saja dan menolak klien yang kecil
3.      Biro-biro iklan terkadang tidak efisien dalam belanja media ( media buying)

-          Ketiga ; membeli jasa periklanan a la carge (dengan harga yang berbeda untuk tiap jasa).
Seorang pengiklan bisa merekrut jasa-jasa dari berbagai perusahaan dengan spesialisasi dibidang kreatif, seleksi media, produksi, riset periklanan dan sejenisnya.
Keuntungan :
1.      Kita dapat menyewa jasa biro iklan hanya ketika mereka diperlukan
2.      Tersedianya bakat kreatif kaliber-tinggi
3.      Efesiensi biaya potensial.
Kerugian :
1.      Adanya tendensi para spesialis (yang disebut boutique) untuk mendekati masalah-masalah klien dalam bentuk stereotip, bukan dengan gaya inovatif
2.      Kekurangan akuntabilitas biaya
3.      Ketidakstabilan finansial dari berbagai boutique kecil.

Organisasi Biro  Iklan
Suatu biro iklan jasa purnawaktu (full-service) sekurangnya melaksanakan 4 fungsi dasr bagi para klien, yang meliputi :
1.      Jasa Kreatif
Para copywriter biro iklan, orang-orang produksi, dan para direktur kreatif, semuanya bertanggung jawab terhadap penngembangan naskah periklanan serta berbagai kampanye untuk melayani kepentingan para klien terbaik mereka.
Tugas dari bagian kreatif biro iklan adalah mengembangkan kampanye-kampanye kliennya yang ditujukan pada pasar sasaran spesifik, yang didesain untuk mencapai tujuan yang spesifik, serta untuk mencapai tujuan-tujuan tersebut dalam anggaran yang terbatas (budget constraint).
2.      Jasa Media
Bagian biro iklan ini diberi tanggung jawab untuk menyeleksi media iklan yang terbaik guna menjangkau pasar sasaran klien, mencapai tujuan, serta menyesuaikannya dengan anggaran. Para perencana media bertanggung jawab untuk mengembangkan keseluruhan strategi media (dimana hendak beriklan, frekuensi iklan, kapan beriklan, dan lain-lain), serta para media buyer (negosiator belanja media) yang kemudian mengadakan sarana spesifik di dalam media tertentu yang kemudian mengadakan sarana spesifik di dalam media tertentu yang telah diseleksi oleh para perencana media dan disetujui oleh para klien.
3.      Jasa Riset
Biro-biro iklan layanan purnawaktu mempekerjakan para spesialis riset yang mempelajari kebiasan membeli dari ara pelanggan klien mereka, preferensi pembeliannya, serta respons-respons pelanggan terhadap konsep periklanan dan iklan-iklan yang sudah jadi.
4.      Manajemen Penanggung Jawab.
Segi biro iklan ini menyajikan mekanisme untuk menghubungkan biro iklan dengan klien. Para manajer tanggung jawab (account manager) bertindak sebagai penghubung hingga klien tidak perlu berinteraksi secara langsung dengan beberapa departemen (bagian) jasa dan spesialis yang berbeda. Pada sebagian besar agen periklanan, departemen manajemen tanggung jawab (account management) meliputi supervisor manajemen dan pelaksana penanggung jawab (account executive).

Apa Yang Membuat Periklanan Efektif?
Periklanan yang efektif yang dapat digunakan untuk segala kegunaan (multi purpose defenition) dianggap tidak praktis karena tidak memberikan definisi yang tunggal, namun definisi tersebut bisa dianggap cukup baik karena mencakup berbagai karakteristik umum.
Pada taraf minimum, iklan yang baik (atau efektif) memuaskan beberapa pertimbangan berikut ini :
1.      Iklan harus memperpanjang suara strategi pemasaran.
Iklan bisa jadi efektif hanya bila cocok dengan elemen lain dari strategi komunukasi pemasaran yang diarahkan dengan baik dan terintegrasi.
2.      Periklanan yang efektif harus menyertakan sudut pandang konsumen.
Para konsumen membelui manfaat produk, bukan atribut/ lambangnya. Oleh karena itu, iklan harus dinyatakan dengan cara yang berhubungan dengan kebutuhan-kebutuhan, keinginan, serta apa yang dinilai oleh konsumen daripada sipemasar.
3.      Periklanan yang efektif harus persuasif.
Persuasi biasanya terjadi ketika produk yang diiklanlan dapat memberikan keuntungan tambahan bagi konsumen.
4.      Iklan harus menemukan cara yang unik untuk menerobos kerumusan iklan.
Pada pengiklan secara kontinyu berkompetisi dengan para pesaingnya dalam menarik perhatian konsumen. Ini bukan tugas yang mudah karena sudah terlalu banyak iklan di media cetak, media elektronik, serta sumber-sumber informasi lainnya yang tersedia setiap hari kehadapan konsumen.
5.      Iklan yang baik tidak pernah menjanjikan lebih dari apa yang bisa diberikan.
Intinya adalah menerangkan dengan apa adanya, baik dalam pengertian etika serta dakam pengertian bisnis yang cerdas.
6.      Iklan yang baik mencegah ide kreatif dari strategi yang berlebihan.
Tujuan iklan adalah mempersuasi dan mempengaruhi ; tujuannya bukan membagus-baguskan yang bagus dan melucu-lucukan yang lucu. Penggunaan humor yang tak efektif mengakibatkan orang-orang hanya ingar pada humornya saja, tetapi melupakan pesannya.

Perencanaan dan Streategi Periklanan
Perencanaan Periklanan (advertising plan) menyediahkan kerangka kerja bagi eksekusi sistematik strategi periklanan. Guna menghargai peran suatu perencanaan periklanan.
Untuk merealisaikan rencana periklanan kedalam tindakan, diperlukan :
1.      Evaluasi yang cermat tentang perilaku pelanggan yang berkkaitan dengan merek
2.      Evaluasi mendetail tentang kompetisi
3.       Upaya yang terkoordinasi untuk menyatuhkan program periklanan yang diusulkan terhadap strategii pemasaran merek secara keseluruhan.
Strategi periklanan (advertising srategy) adalah apa yang dikatakan pengiklan tentang merek yang diiklankan. Strategi ini adalah formulasi suatu pesan periklanan yang mengkomunikasikan keuntungan utama dari merek atau bagaimana merek tersebut bisa memcahkan masalah konsumen.

Program Lima Langkah
Formulasi suatu strategi periklanan mensyarakat pangiklan untuk mengupayakan langkah-langkah formal.
Yang disebur program lima langkah :
1.      Menspesifikasikan fakta kunci
Fakta kunci falam strategi periklanan adalah pernyataan tunggal dari sudut pandang konsumen, yang mengidentifikasi mengapa para konsumen membeli atau tidak membeli produk/jasa/merek, atau tidak mempertimbangkan produk tersebut sebagai produk yang layak.
2.      Menyatakan masalah pemasaran utama.
Perpanjangan dari fakta kunci, langkah ini menyatakan masalah dari sudut pandang pemasar. Masalah pemasaran utama bisa jadi adalah masalah persepsi produk, atau suatu masalah dalam persaingan.
3.      Menyatakan tujuan komunikasi
Merupakan pernyataan langsung tentang efek periklanan apa yang diinginkan dari pasar sasaran dan bagaimana iklan tersebut seharusnya mempersuasi para konsumen.
4.      Mengimplemenrasikan strategi pesan yang kreatif.
Inti dari keselurahan strategi periklanan adalah strategi pesan yang kreatif, terkadang disebut juga kerangka kerja kreatif (creative flatfrom). Kerangka kerja kreatif pernyataan “positioning”. Pernyataan (positioning) adalah gagasan kunci yang menyatuhkan apa yang diharapkan akan dimengerti dari suatu merek didalam benak konsumen serta dengan mempertimbangkan tentang bagaimana para pesaing memposisikan merek-merek mereka.
Implementasi strategi pesan yang kreatif memerlukan :
a.       Pendefenisian pasar sasaran
b.      Identifikasi pesaing kompetisi utama
c.       Pemilihan janji
d.      Penawaran alasan-alasan mengapa harus memilih produk tersebut.
5.      Membangun arus perintah korporat / divisional
Langkah terakhir dalam memformulasikan suatu strategi periklanan melibatkan persyaratkan-persyaratkan wajib (mandatory) yang harus disertakan dalam suatu iklan. Aspek strategi periklanan ini relatif bersifat teknis dan tidak kreatif.

Mengembangkan Ringkasan Kreatif (Creative Brief)
Orang-orang yang menulis naskah iklan atau disebut kreatif atau copywriter hatus berupaya mengahadirkan bakat kreatif mereka untuk mengembangkan perikanan yang efektif.
Tugas copywriter diarahkan oleh suatu kerangka kerja yang dikenal sebagai ringkasan kreatif (creative brief), dimana suaru dokumen didesain untuk memberi inspirasi kepada para copywriter untuk menyalurkan upaya-upaya kreatif dalam melayani kepentingan klien.

Tujuan dari creative brief :
1.      Apakah latar belakang tugas ini?
Berkaitan dengan alasan yang dimintainya biro iklan oleh klien untuk melakukan tugas periklanan tertentu.
2.      Bagaimana strateginya?
Menekankan pada strategi periklanan spesifik yang digunakan untuk mencapai tugas tersebut.
3.      Apakah tugas kita pada pekerjaan ini?
Orang-orang kreatif diberi tahu tentang yang akan dihasiklan secara tepat.
4.      Apakah positioning merek/korporat?
Merek-merek yang telah mapan memilikin positioning berhadap-hadapan (vis a vis) dengan merek-merek saingan dalam kategorinya.
5.      Apakah tujuan klien untuk pekerjaan ini?
Panduan ini secara sederhana mengingatkan tiap orang tentang apa yang harus dicapai oleh iklan sesuai dengan keinginan klien.
6.      Kepada siapa kita bicara?
Hal ini merupakan uraian yang tepat tentang pasar sasaran. dengan mengetahui karakteristik demografis, geodemografis, atau psikografis dari pelanggan yang di maksud, orang-orang kretif memiliki targer spesifik berbagai upaya mereka diarahkan.
7.      Apa yang dewasa ini konsumen pikir/rasakan tentang produk/jasa kita?
Orang-orang kreatif disarankan untuk menciptakan periklanan yang lebih berlandaskan pada hasil penelitian yang berbicara pada pelamggan sasaran dalam pengertian tentang persepsi mereka (pikiran dan perasaan) tentang merek, lebih dari sekedar tergantung pada anggapan dari klien atau agen periklanan.
8.      Pikiran / perasaan apa yang kita harapkan dari konsumen terhadap produk/jasa?
Apakah pada persepsi terbaru yang perlu diubah?
Jika sebagian besar konsumen dalam pasar sasaran menganggap merek kita terlalu mahal, bagaimana cara kita mengubah persepsi mereka dan menyakinkan mereka bahwa harga dan mereka kita sebenarnya pantas karena kualitas lebih baik?
9.      Tindakan apa yang kita harap dilakukan oleh konsumen?
Dimana penciptaan tindakan pelanggan yang spesifik adalah suatu komponen kunci dari model IMC. Orang-orang kreatif harus berfokus pada suatu tindakan konsumen yang spesifik.
10.  Apakah proposisi single-minded?
Proposisi ini atau positioning, mengarahkan ide kreatif. Proposisi tersebut harusnya mrnjadi pesan yanhg paling membedakan dan memotivasi tentang merek yang bisa dijual kepasar sasaran.
11.  Mengapa khalayak kita harus mempercayai proposisi ini?
Karena kreadibilitas sert kepercayaan adalah kunci agar khalayak mau menerima proposisi kunci, bagian ringkasan kreatif ini mendukung proposisi dengan bukti-bukti tentang ciri-ciri khas produk yang menyokong proposisi.
12.  Bagaimana mestinya kita bicara pada khalayak?
Perasaan atau pemikiran penting (crucial) bahwa iklan harus membangkitkan khalayak yang dituju.

Alternatif Strategi-Strategi Kreatif
§  Strategi Generik
Perusahaan mana pun yang memasarkan merek dalam kategori produk yang sama. Pengiklan tidak melakukan upaya untuk membedakan mereknya dari pesaing atau menyatakan keunggulan produknya. Strategi ini cocok untuk perusahaan yang mendominasikan kategori produk.

§  Strategi Hak Pembelian Awal (preemptive)
Strategi yang digunakan ketika seorang pengiklan membuat suatu pernyataan tiper-generik namun melakukannya dengan dengan menyatakan keunggulan produknya. Strategi ini paling sering digunakan oleh para pengiklan kategori produk atau jasa yang tidak ada atau hanya sedikit memiliki perbedaan fungsional dengan merek-merek saingannya.
Periklanan preemptive adalah strategi cerdas ketika suatu pernyataan tentang keunggulan produk dinyatakan, karena hal itu akan menghalangi para pesaing umtuk menyatakan bahwa mereka melakukan rekruitmen untuk menjadi apa saja yang anda inginkan, tetapi tak ada kantor cabang launnya bisa membuat klaim semacam itu setelah angaktan bersenjata mengadopsinya sebagai pernyataannya yang unik.
§  Strategi Proposisi-penjualan Unik
Strategi proposisi-penjualan unik (unique selling-proposition-USP), seorang pengiklan menyatakan keunggulan produknya berdasarkan atribut produk yang unik, uang memberikan suatu manfaat yang nyata bagi konsumen.
Ciri utama periklanan USP adalah memperkenalkan perbedaan pentung yang membuat suatu merek yang unik, lalu mengembangkan suatu klaim periklanan hingga para pesaing tidak bisa memilih atau tidak memiliki pilihan.
§  Strategi Positioning
Menurut strategi positioning, iklan yang sukses seharusnya menancapkan di benak pelanggan tentang makna yang jelas dari produk tersebut dan bagaimana produk itu dibandingkan dengan penarawaran kompetitif. Positioning yang efektif mensyaratkan bahwa suatu perusahaan sepenuhnya menyadari dan mengeksplotasikan kelemahan-kelemahan pesaing.
Para konsultan manajemen menyatakan bahwa banyak pemasar dan pengiklan melakukan kesalahan saat beroperasi dengan asumsi bahwa pesaran adalah suatu pertempuran produk. Posisi kebalikan mereka dalam hal ini adalah
“tidak ada produk terbaik. Segala yang ada di dunia pemasaran adalah persepsi dalam benak pelanggan atau prospek. Persepsi adalah realitas. Sedangkan yang lainnya adalah suatu ilusi.”
Intinya adalah bahwa betapapun bagusnya (atau bergengsinya, ketergantungannya,seksinya,dll) suatu merek, lebih tergantung pada apa yang orang-orang pikirkan daripada realitas obyektifnya. Dan apa yang orang-orang pikirkan adalah suatu fungsi dari periklanan kreatif untuk membangun citra-citra merek yang kuat.
§  Strategi Resonansi (gema)
Resonansi dianalogikan dengan resonansi fisik, yang mengacu pada pantulan suara suatu objek. Dengan cara yang sama , suatu iklan meresonansikan (pola-pola) pengalaman hidup khalayak. Suatu iklan gema (resonansi) di mulai dari riset psikografis dan struktur kampanya periklanan hingga pola-pola umum oeirntasi gaya hidup atas segmen pasar yang dimaksud. Ilkan gema (resonansi) tidak berfokus pada pernyataan produk atau citra merek tetapi lebih pada mencari-cari  keadaan atau situasi saat ini hingga menemukan lawan berimbang dalam pengalaman rill atau imaginasi khalayak sasaran.
§  Strategi Emosional
Banyak pratisi iklan dan akademisi menyadari bahwa produk-produk kerap kali dibeli karena faktor emosional serta daya tarik emosi bisa sangat sukses bila digunakan secara pantas serta pada produk-produk yang tepat. Penggunaan emosi dalam periklanan memainkan daya tarik positif dan negatif, termasuk daya tarik roman, nostalgia, gairah, kesenangan kegembiraan, takut, rasa bersalah, rasak muak dan penyesalan.

Jumat, 04 November 2011

MENYIASATI IKLAN_IKLAN AKROBAT 04.11.2011

iklan akrobat adalah
- Alkohol / minuman keras
- Kondom
- Rokok
- Obat-obatan


Aturan iklan rokok
- iklan rokok secara tegas melarang memperlihatkan produk rokok dan asap rokok
justru menguntungkan dan membebaskan pembuat iklan dan mendatari konservatif yang sering diperintah klain.
- ide mereka dapat melanglang buana dengan hanya mengambil salah satu atribut dan brand tersebut yang dianggap paling pantas untuk menjadi landasan kreatif.

Aturan iklan Pharmaceutical
- sangat menyulitkan biro iklan, karena disamping ada kata-kata dan visual yang tidak boleh digunakan, ada juga kata-kata yang justru harus dicantumkan.
- pihak POM sering menghakimi sebuah iklan dengan standar yang tidak seragam. sampai sekarang masih banyak kebinggungan yang dialami praktisi periklanan tentang iklan yang melanggar dan mana yang tidak melanggar/

Aturan iklan Alkohol
- iklan jenis ini sangat dilarang dipublikasikan dimedia elektronik dan sebagian media terkemuka (above the line)
- padahal iklan alkohol sangat inspiring bagi pembuat iklan. itulah sebabnya iklan-iklan produk alkohol umumnya sangat kreatif.

Jumat, 28 Oktober 2011

28 october 2011

pengertian simple dapat diartikan tidak banyak elemen dan komunikatif. komunikatif berarti mempunyai kekuatan  untuk mengajak konsumenny berkomunikasi.

sebuah iklan yang bagus harus Unexpected. sebuah iklan harus tidak terduga.
tidak terduga : unik, dapar menempatkan diri dalam benak pikiran masyarakat.
iklan yang unexpected akan juga lebih diingat oleh konsumennya. Lebih dihargai dan akhirnya akan menjadi top of mind, paling tidak dalam segmentnya.

sebuah iklan yang bagus harus Persuasive. sebuah iklan harus menyakinkan.
Menyakinkan : daya bujuk mempunyai pengaruh untuk membujuk orang untuk melakukan sesuai keinginan dalam iklan tersebut.
iklan yang persuasive dapat mendekatkan diri dengan brand kita dan tertarik untuk mencobanya. Iklan yang persuasive tidak hanya mampu membawa audience menyukai iklan, tetapi juga sangat mengingat brand kita.

sebuah iklan yang bagus harus entertaining. sebuah iklan harus menghibur.
menghibur tidak harus selalu lucu, tetapi mempunyai arti yang lebih luas yaitu memainkan emosi audience.
ketika emosi audience  sudah terbawa maka dengan mudah bersimpati terhadap brand yang diiklankan.

sebuah iklan yang bagus harus relavant. sebuah iklan harus saling berhubungan.
iklan yang disajikan dengan sangat hebat dan terkadang melatur dari hal umum tetapi harus saling berhubungan dengan brand produk tersebut pada akhirnya.
apapun cara penyampaian iklan kita terhadap audience tetapi perlu diingat, segala cara tersebut hanya untuk satu tujuan yaitu brand produk tersebut.

sebuah iklan yang bagus harus acceptable. sebuah iklan harus bisa diterima secara pribadi.
banyak iklan yang mengandung reaksi masyarakat karena dianggap melampaui nilai-nilai ketimuran.
karena keanekaragaman budaya maka iklan di Indonesia ide kreatifnya masih dibatasi ileh norma-norma masyarakat.

Kamis, 06 Oktober 2011

POSITIONING 06 october 2011

menurut Ries & Trout , era periklanan terbagi menjadi 3 bagian yaitu :
1. Masa Product Oriented 
memusatkan ide kretif pada karakteristik fan fitur produk. Pengembangan teori ini ada Rosser Rerves dari biro iklan Ted Bates , kemudian berkembang menjadi USP (Unique Selling Preposition. Istilah era ini dikenal dengan Brand Positioning atau Product Positioning. 
 
2. Masa Image Oriented
memusatkan ide kreatif pada citra produk didalam taraf kehidupan masyarakat. Pengembangan teori ini adalah David Olgilvy ; Istilah era ini dikenal dengan Brand Image.

3. Masa Positioning Oriented 
memusatkan citra produk dalam benak pikiran masyarakat. Pengembangan teori ini adalah Al Ries & Jack Trout. Istilah era ini dikenal dengan Positioning Product.

Positioning merupakan penempatan suatu nama atau merek produk dibenak konsumen , sehingga nama tersebut akan selalu diingat oleh konsumen.
Pesan yang selalu hilang dalam benak pikiran konsumen karena produk yang telah diciptakan , setiap produk saling merebut tempat diotak konsumen.

Cara mudah masuk dalam pikiran seseorang adalah dengan menjadi yang pertama.
Cara sulit masuk dalam pikiran seseorang adalah dengan menjadi yang kedua.

Kekuatan sebuah produk bukan berasal dari kekuatan organisasi ;
Kekuatan sebuah organisasi berasal dari kekuatan produk.
Positioning pengikut timbul karena pola pikir kita yang sudah terpola sebelumnya oleh cara-cara yang sudah biasa. Namun Vincent Pale , berkonsep "kita sulit berpikir yang sudah terpola karena tidak pernah berpikir dengan arah yang berlawanan."

Berpikir berlawanan arah dengan arah yang umum , maka kita akan menemukan sebuah "CELAH" dalam pikiran konsumen.
Salah satunya adalah dengan berpikir "celah harga mahal" dengan mempertimbangkan mutu dan cocok untuk produk lama.

Tujuan positioning dengan harga mahal : 
1. menjadi yang pertama bagi konsumen.
2. untuk menampilkan posisi harga yang tinggi.
3. bercerita tentang produk yang kuat.


harga yang tinggi lebih cocok ditempatkan dalam iklan bukan pada sebuah toko. (harga tinggi / rendah lebih menggambarkan produk daripada apapun).


berpikir berlawanan arah dengan arah yang umum, maka kita akan menemukan sebuah "CELAH" dalam pikiran konsumen.
Bisa juga dengan "CELAH HARGA RENDAH" merupakan pilihan terbaik bagi priduk baru lahir di dalam pasar.
(jika barang rusak, saya tidak keluar banyak uang).

Jumat, 30 September 2011

30 september 2011

"Target Marketing" 

Target marketing merupakan tahap selanjutnya dari proses analisis segmentasi. analisa itu akan mengahasilkan "target market". Pada dasarnya merupakan konsentrasi Pembahasan pada satu atau beberapa kelompok (segmentasi) tertentu. target market memudahkan penyampaian peran secara lebih tepat dan menghindari pesan itu jatuh pada kelompok diluar target market yang dituju.

Memilih Target Market

Kriteria memperoleh target market yang optimal :

- Responsif
pasar yang dituju harus reponsive terhadap produk yang akan diluncurkan. untuk mendapatkan respon yang positif maka perlu diketahui target market yang tepat sebelumnya.
Responsive pasar diketahui bisa dengan bantuan riset pasar atau melakukan jajak pendapatan dengan mengacu pada segmentasi pasar konsumen.

- Potensi Penjualan
Potensi ini tidak hanya dihitung dari jumlah popukasi, tetapi juga ditentukan oleh daya beli dan keinginan pasar untuk memilikinya. keinginan ini harus diciptakan dengan mempertimbangkan keisapan pasar menerima produk tersebut, kelayakan produk dan kemampuan meningkatkan kepuasan konsumen.
persiapan analisa awal serta mempertimbangkan yang matang akan mendapatkan target potensi penjualan yang baik.

- Jangkauan Media
Media untuk promosi memiliki pengaruh besar terhadap tercapainnya hasil optimal dari pemasaran suatu produk. Target market yang harus dapat dicapai dengan optimal, sehingga perlu perencanaan media iklan yang tepat serta memahami karakter media tersebut,

- Senstifitas terhadap pasar
Untuk mempertahankan sebuah target market maka perlu selalu memantau keadaan dinamika pasar secara konsisten.


"Postioning"

postioning merupakan penempatan suatu figur / nama yang melekat kuat dalam benak pikiran seseorang. suatu hal yang dilakukan untuk mempengaruhi otak konsumen, menempatkan produk dalam khalayaknya, sehingga calon konsumen memiliki penilaian tertentu dan mengidentifikasi dirinya dengan produk tersebut. atau dengan kata lain membuat citra produk yang dapat ditawarkan pada konsumen sehingga memperoleh posisi yang jelas dan mengundang arti dibenak konsumen.

Syarat membangun Positioning :
1. kajian Konsumen
positioning harus dipersepsi positif oleh konsumen menjadi "reason to believe" (alasan untuk dipercaya) yang memicu pembelian. Hal ini terjadi bila positioning dapat mendeskripsikan value yang dimiliki.
2. Perusahaan Produsen
Kapasbilitas dan kekuatan internal perusahaan. Jangan memberi janji melampaui kemampuan yang dapat dilakukan.
3.Komprtitor
Positioning harus bersifat unit sehingga dapat membedakan diri dengan para pesaing.
4. Perubahan
Positioning harus berkelanjutan dan selalu relavan dengan berbagai perubahan bisnis, perilaku, budaya, dan lainnya.

Dasar dari penentuan positioning sebuah jasa :
* Reliability (tahan uji)
* Assurance (jaminan)
* Tangibles (bukti nyata)
* Empahty (perasaan)
*Responsiveness (tanggapan)

Dasar dari pentuan positioning agar bisa diterima pada masyarakat adalah :

- melalui Karakter Produk 
teh botol tidak diposisikan sebagai minuman teh yang panas, namun diposisikan sebagai minuman ringan yang sama dengan cola

- melalui Pengutamaan Harga
pengiklan memilih harga murah sebagai hal yang akan ditonjolkan pengiklan maupun biro iklan harus berhati-hati dengan strategi penonjolan harga ini karena untuk konseumen harga sering diasosiasikan dengan mutu.

- melalui Pengutamaan penggunaan Produk
Pengiklan harus memilih kegunaan khusus dari produknya untuk mempisisikan diri. suatu produk dikaitkan dengan kegunaan khusus.

- melalui Kelas Pemakai Produk
memposisikan produk pada suatu kelas tertentu.

- melalui Kelas Produk
beberapa produk yang "terjepit" perlu melakukan keputusan positioning yang krisis dengan mengaitkan pada kelas produk yang bersangkutan.

- melalui Simbol Kultur / Budaya
simbol yang dijadikan identifikasi ini memiliki arti penting bagi konsumen. simbol ini tidak digunakan oleh positioning pesaing.

- melalui Kompetitor
Proses untuk menjadikan produk nomer 1 dibandingkan dengan pesaing yang nomer 2, secara budaya tipe yang satu ini kurang etis di Indonesia.

sekian pelajaran hari ini, see youu on thursday 06 october 2011... :D